Oplus_131072

Mayat Perempuan Ditemukan Dikawasan KM 35 PT Adaro

Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Sesosok mayat perempuan ditemukan di penumpukan material batu split, disamping kantor PT Wasco, Jalan Houling PT Adaro Km 35, Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (13/10/2026) pukul 21.30 WIB.

Kejadian penemuan mayat perempuan bernama Siti Rahmah itu menggegerkan warga dan masyarakat setempat.

Menindaklanjuti informasi warga, petugas Polsek Dusun Timur menerjunkan tim evakuasi beserta armada ambulans menuju ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Dusun Timur langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, hingga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” kata Kasi Humas AKP Eko Sutrisno.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa bermula ketika Eko Saputra, yang merupakan keponakan korban, menerima informasi melalui perusahaan PT Adaro bahwa Siti Rahmah telah ditemukan tergeletak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Mendengar kabar tersebut, Eko langsung menghubungi anggota dan kerabat lainnya. Pihak keluarga kemudian menuju RSUD Tamiang Layang untuk menunggu proses evakuasi jenazah. Kejadian peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Dusun Timur untuk menindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum.

“Barang-barang yang telah diamankan diantaranya satu bungkus nasi beserta sayur, satu baju berwarna biru tua, satu celana panjang hitam, satu kerudung merah muda, satu termos berbahan stainless, serta sepotong kayu dengan panjang 50 sentimeter,” jelas AKP Eko Sutrisno.

Dari hasil pemeriksaan sementara yang tercantum dalam laporan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Terdapat dugaan awal bahwa korban mengalami pingsan akibat paparan gas. Namun demikian, dugaan tersebut belum bisa dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.

Kasi Humas AKP Eko, menegaskan, untuk saat ini pihak kepolisian belum bisa memberikan kepastian apa penyebab kematian korban.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban. Saat ini, belum ada kesimpulan akhir sehingga masyarakat diharapkan tidak bersepkualasi atau mengaitkan peristiwa ini dengan dugaan tertentu sebelum hasil pemeriksaan diperoleh,” pungkasnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *