Sosialisasi PPID pada Dislutkan Prov. Kalteng Tahun 2025

Dislutkan Kalteng Gelar Sosialisasi PPID dan Luncurkan Podcast “Deru Sampan Kalteng” untuk Perkuat Keterbukaan Informasi

Palangka Raya – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur mengenai tata kelola informasi publik, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Tahun 2025. Kegiatan yang digelar secara hybrid melalui aplikasi Zoom serta tatap muka di Aula Dislutkan Provinsi Kalteng ini sekaligus dirangkaikan dengan Launching Podcast “Deru Sampan Kalteng” (Dialog Edukasi dan Ruang Ulasan Suara Masyarakat Perikanan Kalteng). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dislutkan Prov. Kalteng, Sri Widanarni, pada Kamis (24/7/2025).

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalteng dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng. Peserta kegiatan terdiri atas pejabat struktural, staf, serta pengelola informasi dari seluruh bidang di lingkungan Dislutkan, baik yang bertugas di kantor dinas provinsi maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai kabupaten.

Dalam laporan pelaksanaannya, Plt. Sekretaris Dislutkan yang juga Ketua PPID, Indrafatriadinata, menyampaikan bahwa penyelenggaraan sosialisasi PPID merupakan langkah penting dalam memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Sosialisasi PPID ini bertujuan memperkuat peran PPID dalam menjalankan amanat undang-undang, sehingga ASN di lingkungan Dislutkan memahami kewajiban, mekanisme, serta prinsip keterbukaan informasi publik yang baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa seluruh perangkat organisasi harus memiliki kesadaran dan kemampuan dalam memberikan layanan informasi yang cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dislutkan Sri Widanarni dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat strategis dalam menopang pelaksanaan tugas PPID.

“ASN, sebagai bagian dari struktur PPID, tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga merupakan ujung tombak dalam memastikan layanan informasi publik berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman mengenai tata kelola informasi harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam keseharian aparatur.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran memahami mekanisme pengelolaan informasi yang benar dan sesuai regulasi. Keterbukaan informasi harus menjadi budaya kerja, karena melalui itu kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dapat terus meningkat,” kata Sri Widanarni.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pembekalan teknis, tetapi juga menjadi momentum bagi Dislutkan untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola informasi yang lebih baik.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi langkah nyata dalam memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, guna mewujudkan Kalteng Berkah dan Kalteng Maju,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, acara juga dirangkaikan dengan Launching Podcast “Deru Sampan Kalteng”, yang disiarkan perdana melalui media sosial Instagram Dislutkan Kalteng @dislutkankalteng. Podcast ini diproyeksikan menjadi ruang dialog, edukasi, dan wadah penyampaian aspirasi masyarakat sektor kelautan dan perikanan, sehingga memperluas akses publik terhadap informasi dan inovasi program Dislutkan.

Adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain:

Katriana, Koordinator Divisi Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi Prov. Kalteng, dengan materi Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik.

Laura Andalina, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfosantik Prov. Kalteng, yang membawakan materi PPID dan Tata Kelola Informasi Publik dalam Perwujudan Pemerintahan Terbuka (Open Government).

Tim Teknis PPID Dislutkan, dengan materi mengenai Pembuatan Konten Menggunakan Aplikasi Canva sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam produksi konten informasi publik yang informatif dan menarik.

Dengan adanya kegiatan ini, Dislutkan Provinsi Kalteng berharap dapat memperkuat sinergi seluruh jajaran dalam upaya mewujudkan pengelolaan informasi publik yang lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *