FOTO : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Hj. Siti Nafsiah

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Apresiasi Pembentukan UPT Perempuan dan Anak Di Kabupaten Lamandau

FOTO : Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Hj. Siti Nafsiah

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Pemembentuk Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perempuan dan Anak yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lamandau mendapat apresiasi Dewan Kalteng.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si., menyampaikan hal tersebut merupakan salah satu tindak lanjut atas penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementrian PPPA RI).

“Meski saat ini, UPT Perempuan dan Anak masih menjadi bagian dari saoah satu bidang di DP3AP2KB Kabupaten Lamandau, namun langkah tersebut sudah tepat dan hendaknya dapat didukung oleh seluruh pihak,” ucap
Srikandi Partai Golkar Kalteng ini, Senin (30/8/2021).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng menambahkan program KLA bertujuan sebagai upaya mewujudkan suatu daerah Kabupaten/Kota, untuk menjamin pemenuhan dan Perlindungan Hak Anak.

Khususnya di wilayah Kalimantan Tengah, Kabupaten Lamandau merupakan salah satu daerah yang telah berhasil meraih penghargaan KLA tahun 2021 ini.

Tidak hanya itu, sambung Hj. Siti Nafsiah ini juga menyebutkan bahwa Kabupaten Lamandau sudah 2 (dua) kali berhasil meraih penghargaan KLA, yakni pada tahun 2019 lalu dan pada tahun 2021 ini.

Dikatakannya, ada sejumlah kriteria dan indikator penilaian penghargaan KLA yang dilakukan oleh Kementerian PPPA RI bersama-sama dengan Kementerian, Lembaga terkait beserta Tim Independen yang dilakukan secara ketat dan transparan.

Evaluasi atau penilaian tersebut, bermuara pada 5 (lima) kategori Penghargaan KLA, meliputi Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA. Pada tahun 2021 ini, ada 4 (empat) daerah yang telah berhasil meraih Penghargaan KLA pada Kategori Pratama, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Lamandau.

Kembali Hj. Siti Nafsiah mengatakan keberadaan UPT Perempuan dan Anak di DP3AP2KB Kabupaten Lamandau, diharapkan dapat menjadi salah satu contoh yang sebaiknya dapat diikuti juga oleh daerah-daerah lainnya.

Pasalnya, dalam keanggotaan UPT Perempuan dan Anak DP3AP2KB berasal dari berbagai latar belakang profesi, seperti para psikolog, tenaga konsuling, tenaga kesehatan dan sejumlah profesi terkait lainnya juga.

“Ya, kita sangat berharap melalui keberadaan UPT Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kabupaten Lamandau, penanganan kasus, utamanya dalam hal pendampingan dapat dilakukan secara optimal oleh tenaga-tenaga yang terampil di bidangnya masing-masing,” imbuhnya.

Sekertaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah ini juga berharap kedepan, akan semakin banyak lagi daerah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang juga bisa meraih penghargaan KLA. Untuk itu, diperlukan dukungan dalam segala hal, termasuk pula berkenaan dengan penganggarannya.

Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini juga menuturkan dengan adanya dukungan dalam hal penganggaran, maka harapannya dapat memberikan motivasi kepada setiap daerah untuk bersama-sama mendorong daerahnya masing-masing, untuk bisa meraih penghargaan KLA..

“Untuk itu, kami pun juga menyarankan agar pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, dapat memperhatikan hal ini secara serius, termasuk pula dalam hal dukungan anggaran,” sarannya.

Hj. Siti Nafsiah juga menambahkan sekaligus pula menyarankan agar kedepan hal tersebut dapat dipertimbangkan, untuk bisa dimasukan kedalam struktur APBD Tahun 2022.

Pasalnya, dalam rapat pembahasan dan rancangan KUA-PPAS yang dilaksanakan oleh kalangan legislatif dan eksekutif beberapa waktu lalu, masih belum terakomodir.

“Hal ini sangat penting didukung, dengan harapan kedepannya akan semakin banyak lagi daerah kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Tengah yang bisa meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak.” tandasnya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *