FOTO: Politisi Senior dari Fraksi PDI-Perjuangan yang juga selaku Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing.

Tingginya Angka Perceraian Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kalteng

FOTO : Politisi Senior dari Fraksi PDI-Perjuangan yang juga selaku Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Tingginya angka pernikahan dini memicu semakin banyaknya angka perceraian yang terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Hal ini tampaknya menjadi perhatian kalangan Legislatif DPRD Kalteng khususnya komisi III.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing bahwa dalam beberapa waktu terakhir ini angka pernikahan dini sangat tinggi, bahkan sudah melampaui Kalimantan Selatan (Kalsel). Dampak negatifnya juga, angka perceraian di Kalteng cukup tinggi, karena baru menikah, tidak lama bercerai, karena belum siap secara lahir dan batin

“Faktor ekonomi kurang mampu melanjutkan pendidikan salah satu faktor penyebab terjadinya pernikahan diusia dini. Kemudian yang tidak kalah banyak karena faktor hamil sebelum nikah, karena menggunakan medsos yang salah. Salah satunya kenalan, pacaran, ketemu dan hamil. Padahal hanya kenal lewat jejaring sosial, sehingga tidak siap secara mental untuk berumah tangga,” kata Duwel, Jumat (30/4/2021).

Dirinya meningatkan semua komponen pemerintah, masyarakat dan orang tua, agar mampu membentengi generasi muda, agar tidak lebih banyak lagi yang menikah pada usia muda.

Pemerintah sudah menetapkan aturan atau ketentuan usia menikah. Namun kalau sudah hamil diluar nikah, kalau tidak di nikahkan juga tidak baik. Maka terpaksa dinikahkan, namun karena belum siap berumah tangga, maka akhirnya bercerai. Ini juga salah satu penyebab tingginya angka perceraian.

“Karena usia pasangan belum matang, anak yang dilahirkan juga rawan stunting, dan ada banyak kasus yang terjadi saat ini di beberapa desa. Diharapkan hal ini menjadi perhatian bersama mengatasi atau mencegah jangan sampai angka-angka pernikahan dini, angka percerain dan anak stunting semakin tinggi,” tutup Wakil rakyat asal pemilihan Kalteng I Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *