Asdy Narang

Optimalisasi Lahan Produktif untuk Memperkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan Daerah

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Asdy Narang, mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung kemandirian pangan daerah.

“Pemanfaatan lahan secara optimal dinilai penting untuk meningkatkan hasil pertanian, memperkuat ketersediaan pangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat,”ungkap Asdy.

Ia mengatakan bahwa Pemanfaatan lahan produktif menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang tersedia dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Kalimantan Tengah memiliki potensi lahan yang dapat dikembangkan untuk berbagai kegiatan pertanian sesuai kondisi wilayah. Potensi tersebut perlu dikelola dengan perencanaan yang baik agar mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Ketersediaan lahan, kesiapan petani juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Pengetahuan mengenai teknik budidaya, pemilihan bibit, dan pengelolaan tanaman perlu terus ditingkatkan agar hasil panen dapat lebih optimal,”tuturnya.

Pemanfaatan lahan produktif juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat di sektor pertanian. Dengan meningkatnya kegiatan produksi, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Dukungan terhadap petani perlu dilakukan melalui penyediaan sarana produksi yang sesuai dengan kebutuhan. Ketersediaan bibit berkualitas, pupuk, peralatan pertanian, dan akses terhadap informasi dapat membantu petani menjalankan kegiatan produksi secara lebih efektif.

Selain itu, pengelolaan lahan harus memperhatikan kondisi tanah dan ketersediaan air. Pemanfaatan sumber daya secara bijak diperlukan agar kegiatan pertanian dapat berlangsung dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan.

“Agar, pengembangan lahan produktif juga perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Perencanaan yang mempertimbangkan kondisi tanah, iklim, dan akses distribusi dapat membantu menentukan jenis tanaman yang sesuai untuk dikembangkan,”imbuhnya.

Di sisi lain, pendampingan dan pembinaan kepada kelompok tani dapat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha pertanian. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, petani dapat memperoleh pengetahuan untuk menghadapi tantangan produksi dan perubahan kondisi lingkungan.

“Kemandirian pangan tidak hanya bergantung pada jumlah produksi, tetapi juga pada kelancaran distribusi hasil pertanian. Karena itu, akses jalan, fasilitas penyimpanan, dan jalur pemasaran perlu diperhatikan agar hasil panen dapat sampai kepada konsumen dengan baik,”tegasnya.

Pengembangan pertanian juga membutuhkan kerja sama antara pemerintah, petani, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan secara lebih terarah sekaligus memperluas peluang pemasaran produk pangan lokal, Rabu (21/10/2026).

Selain meningkatkan produksi, pemanfaatan lahan produktif dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengembangkan potensi pertanian di lingkungannya. Langkah ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan mulai dari tingkat keluarga hingga daerah.

“Pengelolaan lahan yang berkelanjutan juga penting untuk menjaga ketersediaan sumber daya bagi generasi mendatang. Penggunaan lahan perlu memperhatikan aspek lingkungan serta menghindari praktik yang dapat menyebabkan kerusakan tanah dan ekosistem,”tuturnya.

Melalui optimalisasi lahan produktif, diharapkan Kalimantan Tengah mampu meningkatkan kapasitas produksi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

“Upaya tersebut perlu didukung dengan perencanaan yang matang, peningkatan kemampuan petani, serta penguatan infrastruktur pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,”tambahnya. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *