Golkar Bartim Soroti Belanja Pegawai, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Perhatian

Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Barito Timur menyoroti sejumlah aspek penting dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, terutama terkait belanja infrastruktur, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), serta peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Pandangan umum tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Barito Timur, Trisna Andrilawitni, dalam rapat paripurna DPRD setempat, Senin (12/10/2026).

Melalui penyampaiannya, Fraksi Golkar mengapresiasi penjelasan pemerintah daerah mengenai rancangan nota keuangan dan Raperda APBD 2027. Fraksi ini juga mendukung tema pembangunan tahun 2027, yakni “Peningkatan pembangunan dan pemerataan sumber daya manusia yang unggul, gigih, berdaya saing, dan berkarakter”.
Golkar berpandangan bahwa APBD harus menjadi instrumen yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan kepala daerah, pendapatan daerah Kabupaten Barito Timur pada 2027 ditargetkan sebesar Rp848,01 miliar. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp869,21 miliar, dengan defisit anggaran ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp21,20 miliar.

Soroti Belanja Infrastruktur dan Pegawai
Salah satu perhatian Fraksi Golkar adalah belum terpenuhinya alokasi belanja infrastruktur pelayanan publik sebesar 40 persen. Dalam pandangan umumnya, kondisi tersebut berkaitan dengan besarnya belanja pegawai yang masih berada di atas 30 persen.

Fraksi Golkar berharap pemerintah daerah secara bertahap memperbesar porsi belanja barang dan jasa serta belanja modal, terutama untuk pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, serta penyediaan air bersih.
Menurut pandangan fraksi, pembangunan infrastruktur tersebut perlu mendapat perhatian karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Di sisi pendapatan, Golkar mendukung target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Namun, pemerintah juga didorong untuk terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah secara kreatif dan bertanggung jawab, sekaligus mengoptimalkan penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Barito Timur.
Pendidikan, Kesehatan, dan Program Prioritas
Dalam sektor pendidikan dan kesehatan, Fraksi Golkar mengapresiasi pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20 persen serta alokasi anggaran kesehatan melalui Dinas Kesehatan dan RSUD.
Golkar berharap dukungan anggaran tersebut benar-benar menjamin ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan di puskesmas, membantu pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mempercepat penurunan angka stunting.

Fraksi ini juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dan pengawasan internal pemerintah. Alokasi anggaran untuk kedua aspek tersebut diharapkan dapat mendukung profesionalisme aparatur dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Selain itu, Golkar menyatakan dukungan terhadap 20 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur.

Pelaksanaannya diharapkan berjalan sesuai target, dengan perhatian khusus pada penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Terima Raperda untuk Pembahasan Lanjutan
Terkait pembiayaan daerah, Fraksi Golkar mendukung langkah pemerintah menutup defisit melalui pembiayaan netto sebesar Rp21,20 miliar.

Meski demikian, pengelolaannya diharapkan dilakukan secara hati-hati agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga pada tahun-tahun mendatang.
Berdasarkan berbagai catatan dan masukan tersebut, Fraksi Golkar menyatakan dapat menerima Raperda APBD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.
Fraksi Golkar juga berharap pembahasan RAPBD 2027 berlangsung dengan baik, terbuka, dan selesai tepat waktu.

Melalui kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah, rancangan anggaran tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kabupaten Barito Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *