Pertama Kali, BI Kalteng Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Susur Sungai Kahayan – Kapuas 2023

PALANGKA RAYA –  Sebagai wujud nyata layanan Kas Keliling yang diberikan kepada masyarakat khususnya berdomisili di beberapa daerah di sepanjang bantaran sungai Kahayan dan Kapuas.

Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw-BI) Provinsi Kalimantan Tengah melasanakan kegiatan Kas Keliling ekspedisi rupiah susur sungai Kahayan – Kapuas 2023.

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama 3 hari tersebut ditandai dengan adanya pelepasan Tim Kas Keliling ekspedisi rupiah susur sungai Kahayan – Kapuas 2023 yang berlangsung di kawasan pelabuhan Flamboyan Bawah, Kota Palangkaraya, Selasa (09/05/2023) pagi tadi.

Kegiatan tersebut tampak dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah, unsur perbankan dan perwakilan unsur Forkopimda Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalteng yang Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko memberikan apresiasi dan menyambut baik kegiatan susur sungai 2023 yang diinisiasi KPw-BI Kalteng.

“kegiatan ini dinilai sangat positif. Karena, selain memberikan layanan penukaran uang yang lusuh atau rusak ke uang yang baru, kawan-kawan KPW-BI Kalteng juga tetap berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana cara menjaga dan merawat uang kartal yang beredar di masyarakat, supaya tetap layak edar,” Kata Yuas Elko.

Disisi lain, Kepala KPW-BI Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh menyampaikan ada beberapa kegiatan yang dilakukan, mulai dari edukasi cinta rupiah sampai pada penukaran uang rupiah yang tidak layak edar.

“Kegiatan susur sungai kali ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh KPw-BI Kalteng yang berkolaborasi dengan KPw-BI Kalsel. KPw-BI Kalteng rutenya dari Palangka Raya ke Kapuas, sedangkan KPw-BI Kalsel dari Banjarmasin ke Kapuas, sehingga titik temunya nanti di Kabupaten Kapuas,” Kata Taufik.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mempersiapkan sejumlah nominal uang untuk kegiatan penukaran. Dimana, kebutuhan tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing daerah yang akan dilintasi, utamanya di DAS Kahayan sampai Kapuas.

Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang transaksi digital di wilayah Kalimantan Tengah, lanjut Taufik menambahkan, juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan penggunaan QRIS.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *