
Beritakalteng.com, Palangka Raya, Tingginya capaian inflasi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi perhatian serius dari Gubernur H. Sugianto Sabran.
Dalam hal ini Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menginstruksikan Kepala OPD dan terkait, untuk berperan aktif melakukan inovasi dan kegiatan yang bersifat jangka pendek untuk menekan capaian inflasi di daerah.
Terkait hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes) Provinsi Kalteng pun melaksanakan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa se-Kalteng Tahun 2022 dalam rangka pengendalian inflasi, di Aula Jayang Tingang, komplek kantor Gubernur setempat, Kamis (15/9/22) Pagi.
Sebagaimana tema yang di angkat yakni Strategi Pengendalian Inflasi dan Mitigasi Dampak Inflasi Daerah pada Tingkat Desa dan Kelurahan se- Kalimantan Tengah.
Dalam laporannya, Sekda Provinsi Kalteng H. Nuryakin menyampaikan bahwa sebelumnya Gubernur Kalteng telah mengikuti Rapat bersama dengan Presiden RI salah satunya adalah membahas tentang inflasi.
“Oleh karena itu, pada hari ini mulai dari tataran Provinsi, Kabupaten/kota, Kecamatan, hingga Kelurahan dan Desa di Provinsi Kalteng berkumpul untuk membangun sinergi dalam mengatasi capaian inflasi,” imbuhnya.
Nuryakin menambahkan bahwa, total jumlah 4.178 peserta yang hadir dalam rakor meliputi, seluruh Penyelenggara Pemerintahan, Tim PPK, Babinsa dan Babinkamtibmas se-Provinsi Kalteng.

“Diharapkan kegiatan ini akan tercipta sinergi yang dapat menjadi salah satu upaya dalam pengendalian inflasi dan mitigasi bencana,” ucap Nuryakin.
Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menegaskan, bagi para Kepala Daerah di Provinsi Kalteng diharapkan dapat membangun sinergi yang baik dalam hal penyelenggaraan Pemerintahan.
“Untuk menciptakan kebersamaan, tentunya perlu ada pertemuan secara umum dan kita akan berbincang dengan Babinsa maupun Babinkamtibmas tentang bagaimana kondisi Desa atau Kelurahan di Kalteng,” pungkasnya.
Ditambahkannya, “Strategi ini harus serius dilaksanakan, dimulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan dan seluruh kabupaten/kota. Lakukan inovasi dan terobosan untuk menjaga daya beli masyarakat dan produktifitas sektor-sektor unggulan pada masing-masing daerah,” tegas Sugianto.
Diharapkan melalui kegiatan rakor penyelenggaraan pemerintahan desa, Pemprov Kalteng adanya komunikasi aktif antara seluruh peserta dengan stakeholder terkait, agar Kepala Desa dapat mengimplementasikan tekat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik guna mewujudkan desa yang mandiri, maju , makmur, dan sejahtera di Bumi Tambun Bungai untuk menuju Kalteng Makin BERKAH. (Rik)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah