
Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Hingga kini sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) yang ada di pedalaman masih terbilang sangat minim. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalteng diminta untuk memperhatikan ketersediaan guru dan alet-alat praktek di SMK yang ada dipedalaman.
“SMK di pedalaman masih minin guru, khususnya bidang kejuruan tertentu,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalteng Duwel Rawing, Kamis (20/5/2021)
Minimnya fasilitas pendukung alat pembelajaran bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Termasuk kurangnya guru bidang kejuruan. Kedua hal ini boleh dikatakan sangat jauh dari kebutuhan yang ada saat ini.
Mantan Bupati Katingan ini meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng agar lebih serius dalam menangani persoalan – persoalan tersebut.
Sehingga keberadaan SMK yang di bangun di pelosok-pelosok desa di Kalteng mampu menjawab kebutuhan dan tantangan dimasa yang akan datang. Sampai sekarang, tidak ada SMK yang memiliki alat praktek yang memadai.
Beberapa contoh SMK yang beberapa lalu telah dikunjungi oleh pihaknya, seperti SMK yang ada Tumbang Manggu di Katingan dan Kuala Kurun di Gunung Mas, yang sampai sekarang belum memiliki alat praktek.
“Alat – alat praktek khususnya mesin yang seperti saat ini belum ada. Yang ada hanya mesin lama yang sudah tidak lagi di produksi di pasaran. Jadi ini berdampak pada pengetahuan para anak – anak disana. Sebab apabila dia lulus, maka dia akan asing dengan alat – alat yang baru, karena tidak pernah memakai sebelumnya,” Katanya menambahkan.
Pihaknya kembali berharap agar eksekutif mampu memberikan perhatian pada kebutuhan para siswa dan SMK di Kalteng, agar visi awal pengembangan SMK dapat terwujud.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah