
Beritakalteng.com, SAMPIT- Legislator asal Partai Hanura Khozaini S,Kom mendukung langkah pemerintah daerah terkait rasio 50 persen anggaran Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kotim terkait untuk penanganan Covid-19 tersebut.
Pria yang duduk di Komisi I ini juga menegaskan Hanura sendiri mendukung langkah-langkah pemerintah daerah memangkas atau merasionalisasikan anggaran DPRD terutama Pokir asalkan tidak untuk kepentingan kelompok.
“Masalah pokir dewan yang kena rasio, apabila demi kepentingan masyarakat kami dari Hanura mendukung langkah pemda,tetapu dengn catatan, apabila pengeserannya untuk kepentingan kelompok saya tegaskan Hanura akan mengambil langkah atau tindakan sesuai dengan amanat partai,”Ungkapnya Jum’at (24/4/2020).
Khozaini juga dengan tegas mengatakan apabila uang rakyat dari Pokir tersebut ada menimbulkan konflik atau dugaan-dugaan penyalahgunaan termasuk digunakan oleh sekelompok orang demi kepentingan pribadi maka Hanura akan melakukan pelaporan ke Aparat penegak hukum.
“Yang jelas kami tidak main-main kami mendukung langkah pemerintah tetapi tegas kami katakan, apabila ada hal yang menyangkut hukum dan dugaan-dugaan penyalahgunaan sehingga menimbulkan dampak negatif dimasyarakat maka kami tidak segan-segan melaporkannya ke aparat penegak hukum,”Tukasnya.
Diketahui hal ini diungkapkan kader Hanura yang terpilih pada Pileg 2019 lalu itu berkaitan dengan Rasionalisasi anggaran yang terjadi di tubuh eksekutif. Angka yang dipangkas sebelumnya tidak sedikit bahkan nyaris mematikan fungsi pengawasan dewan dengan angka pantastis sebesar 11,3 Miliar rupiah.
Dalam hal ini segala bentuk aspirasi masyarakat sebelumnya baik dari pembahasan anggaran maupun Pokok Pikiran Dewan dipangkas sebesar 50 persen.(So)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah