KPU Kalteng Pastikan Agenda Pilkada 2020 Belum Ada Perubahan

Foto : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng, Harmain Ibrahim

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Berkenaan dengan adanya penetapan status Siaga Darurat Virus Corona Disease (Covid-19) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terhitung sejak hari Senin 17 Maret 2020 kemarin hingga 3 bulan mendatang, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng, Harmain Ibrahim memastikan bahwa rangkaian jadwal dan agenda pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2020, untuk sementara waktu masih berjalan sesuai dengan PKPU Tahapan, yang telah ditetapkan oleh KPU RI.

Dikatakan Harmain, untuk saat ini belum ada rencana perubahan jadwal ataupun penundaan agenda Pilkada serentak tahun 2020. Kendati pemerintah pusat sudah menetapkan status, dan khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng,  juga saat ini sudah menyatakan Status Siaga Darurat Covid-19.

“Pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Kalteng, masih berjalan sesuai dengan PKPU Tahapan dari KPU RI, tetapi harus tetap memperhatikan adanya surat edaran dari KPU RI, yakni salah satunya ialah KPU tidak mengadakan berbagai kegiatan yang melibatkan orang banyak, misalnya kegiatan pelantikan, pertemuan dan lain sebagainya yang kemungkinan akan dihadiri oleh banyak orang,” Ucap Harmain kepada awak media, Kamis (19/02) tadi siang.

Berkenaan dengan adanya surat edaran KPU RI tersebut, Lanjut Harmain menyampaikan, maka rencananya pada tanggal 22 Maret 2020 mendatang, pihaknya akan melakukan kegiatan pelantikan anggota PPS.

Dimana, pada saat pelantikan tersebut tidak lagi dilaksanakan secara serentak di tingkat kabupaten kota se Kalteng, namun itu dilaksanakan di masing-masing kecamatan, yang sekiranya itu dilakukan secara terbatas, dan secara teknisnya pelantikan pun tidak mesti dilakukan oleh Ketua KPU kabupaten/kota setempat, tapi cukup dengan pendelegasian anggota komisionernya saja.

“Pelantikan dilakukan di masing-masing kecamatan, yang ada di kabupaten kota se Kalteng. Ini dimaksudkan agar adanya penguraian dan pembatasan massa yang akan berkumpul, sehingga ini juga menjadi salah satu upaya meminimalisir resiko penyebaran Covid-19,” Katanya.

Pihaknya juga berharap, permasalahan Covid-19 di Indonesia ini, dapat teratasi. Mengingat, sementara untuk jadwal kampanye, akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Juli hingga 19 September 2020. “Mudah-mudahan saja saat itu permasalahan Covid-19 tidak lagi terjadi,” Imbuh Harmain.

Sambungnya, tapi tentunya jika pun itu masih terjadi, maka pihaknya pun akan tetap mengacu pada surat edaran yang dikeluarkan oleh KPU RI. Apabila perkembangan Covid-19 ini tetap berlanjut.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: