Komisi II Dukung Pemprov Kalteng Tuntut DBH Perkebunan

Beritakalteng.com, PALANGKARAYA- Data perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah diperkirakan hampir mencapai 2 juta hektar. Kedepan diharapkan potensi perkebunan kelapa sawit dengan hasil hulu dan hilirnya menjadi salah satu primadona untuk pengembangan ekonomi di daerah.

Berkenanan pencapaian tersebut,  Anggota DPRD Provinsi Kalteng khususnya di Komisi II mendukung Pemerintah Provinsi bisa mendapatkan dana bagi hasil (DBH) dari produksi minyak sawit mentah (CPO).

Anggota Komisi II Fajar Hariadi, mengapresiasi dan mendukung langkah pemrov kalteng terkait dengan pemperjuangan DBH perkebunan kelapa sawit. Dimana hal tersebut pernah dibahas didalam pertemuan Provinsi Penghasil Kelapa sawit se Indonesia  pada 11 Januari di riau pekan lalu.

“salah satu kewajaran, dimana Kalteng sebagai penghasil CPO ke- 3 terbesar di indonesia. saat ini perkebunan kelapa sawit di Kalimantan dan Sumatra terus berkembang pesat, Terutama di kalimantan Tengah.” Bebernya.

Menurutnya Ini adalah satu kewajaran, karena semua pajak perkebunan dan pungutan ekspor CPO selama ini di kelola pusat. Padahal kita di daerah yang menanggung dampak sosial dari sekian banyaknya perkebunan kelapa sawit dan itu tidak adil buat daerah.

Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendapatkan tekanan dan permasalahan dari aspek lingkungan, sosial dan ekonomi yang memerlukan biaya dalam penanggulanganya.

Sejauh ini belum ada DBH untuk perkebunan kelapa sawit.
Untuk mewujudkan itu, lanjut Fajar , dirinya mendunkung pemerintah daerah dalam meperjuangkan DBH dari sawit tersebut.(aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: