Tanggapan Dewan Kotim Soal Desa Rawan Banjir Di Cempaga Hulu

Foto : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim Faisal Damarsing

Beritakalteng.com, SAMPIT- Sejak beberapa tahun terakhir, daerah Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur merupakan daerah yang rawan tertimpa musibah banjir disaat musim penghujan. 

Berdasarkan informasi, ada beberapa desa perlu perhatian khusus dari pemerintah daerah agar desa-desa tersebut tidak terus menerus menjadi korban meluapnya anak sungai akibat cuaca ekstrim yang diperkirakan akan memuncak pada bulan Februari mendatang.

“Kita ketahui cukup banyak desa di Cempaga Hulu dan lainnya yang berada di dataran rendah sehingga mudah terkena musibah banjir yang volume airnya melebihi dada orang orang dewasa, bahkan sampai ke atap-atap rumah warga, seperti di Desa Parit, Sudan, Tumbang Koling, dan Pantai Harapan, termasuk Desa Pundu,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim Faisal Damarsing, Senin (6/1) tadi pagi.

Untuk itu Legislator asal Dapil IV dari Partai PDI Perjuangan ini meminta agar perhatian pemerintah daerah terfokus pada penanggulangan bencana tersebut agar nantinya tidak terkesan terlambat serta minim solusi.

“Perlu persiapan sejak dini, terutama berkaitan dengan kondisi dilapangan, jangan sampai tidak terpantau apalagi saat ini curah hujan dan cuaca mulai ekstrim, kapan perlu persiapan baik medis,dan bahan makanan sudah harus siap saat ini,” Tegasnya.

Menurutnya wilayah langganan rawan banjir tentunya sudah terdata oleh pihak instansi terkait. Untuk itu dia menekankan agar nantinya tidak ada kendala dilapangan supaya koordinasi oleh setiap Kepala Desa terus di galakkan.

“Kepala Desa bertanggungjawab penuh akan musibah yang menimpa desa dan masyarakatnya, jadi kami harap koordinasi terus dilakukan baik ketongkat Kecamatan maupun Kabupaten,”Tutupnya.(So/gk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: