Pemkab Bartim Berencana Kembangkan Lahan Cabe Rawit

Foto : Ilustrasi (dokumen beritakalteng.com)

Beritakalteng.com, TAMIANG LAYANG- Pemerintag Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Pertanian berencana akan mengembangkan lahan untuk penanaman cabe rawit. Pasalnya cabe rawit merupakan jenis komoditi yang banyak di budidayakan di Barito Timur.

Kepala Dinas Pertanian Ir. Riza Rahmadi mengungkapkan bahwa dinas pertanian saat ini menggembangkan lahan untuk digunakan penanaman cabe rawit.

“cabe rawit saat ini miliki berapa kelebihan di bandingkan dengan cabe merah atau cabe keriting pasalnya cabe rawit dianggap agak lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta miliki usia produktif yang lebih panjang” Kata Riza, Selasa (3/12) pagi tadi.

Jika nanti dibudidayakan, dengan benar ujarnya, cabe rawit mampu berproduksi hingga 2 sampai 3 tahun. cabe rawit bisa tumbuh dimana saja dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Dirinya berharap, dengan adanya tanaman cabe rawit mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan penyuluh khususnya diwilayah Kecamatan Paju Epat.

Terpisah dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) Desa Trans Siong Kecamatan Paju Epat Herman Susilo mengatakan, bibit cabe rawit tidak baik ditanam pada lahan yang sudah ditanam cabe sebelumnya.

“Salah satu tahapan untuk menanam atau budidayakan cabe dengan cara mempersiapkan bibit dan penyemai cabe rawit, benih cabe rawit yang bisa ditanam bermacam-macam bisa cabe lokal, atau cabe hibrida untuk benih buatan sendiri dari cabe lokal, pilihlah buah cabe dari pohon yang sehat,”ucapnya.

Lanjutnya, gunakan buah cabe yang sudah matang sempurna, yaitu buah yang sudah merah sepenuhnya antara 90 – 100 persen buah cabe yang baik adalah buah hasil dari panen ke-4 hingga ke-6.

Ketua kelompok tani Sabar Subur, Pak Ismail menjelaskan tanaman cabe rawit ini memerlukan sinar matahari dan lahan yang sudah dikelola sebelumnya.

“untuk budidaya cabe rawit sebaiknya adalah lahan yang steril yakni lahan yang belum pernah ditanami cabe minimal, selama kurang lebih 6 bulan lamanya,” pungkasnya.(ag/gk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: