Foto : Istimewa (m.mediaindonesia.com)

Supan Gizi Tidak Seimbang Faktor Tingginya Angka Stunting di Kotim

Foto : Istimewa (m.mediaindonesia.com)

Beritakalteng.com, SAMPIT- Salah satu faktor yang menyumbang tingginya angka stunting diwilayah Kabupaten Kotim diantaranya asupan gizi yang tidak seimbang. untuk itu Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berusaha menekan masalah stunting.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan masalah stunting ini tidak lepas dari pola asuh dan juga bagaimana cara memberikan asupan gizi pada bayi dan juga balita.

“Memang masalahnya adalah terletak pada berat badan dan tinggi.  Misalnya saja ada yang berat badan yang melebihi atau obesitas dan ada juga kekurangan berat badannya yang memang seusianya. Tentu hal ini memang harus menjadi perhatian orang tua agar asupan gizi pada bayi ataupun baliltanya bisa maksimal dan seimbang diberikan,”jelasnya, Sabtu (2/11) seraya menyebutkan ada sepuluh desa yang menjadi fokus dalam menekan stunting ini (lihat tabel, red).

Meski demikian, Dinkes hanya memiliki sekitar 30 persen saja terlibat dalam penanganan. “Stunting ini memang harus dilakukan secara kompak anatrdinas terkait. Jadi, hal ini memang diharapkan dapat menjadi semangat bagi Kotim sendiri agar masalah stunting bisa berkurang dari tahun ke tahun, itu harapan dan juga komitmen kami bersama,”tegasnya.

Langkah penting lagi, ujarnya, adalah orang tua harus memberikan memperhatikan asupan gizi pada bayi atau balita. Mengingat, penanganan masalah stunting ini lebih banyak dilakukan oleh orang tua. “Mereka yang mengetahui tumbung kembang anaknya. Jadi harapan kami dari Dinkes agar masalah ini menjadi perhatian bersama nantinya,”pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *