Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 berbasis kinerja dan manfaat. Setiap program yang dianggarkan diharapkan memberikan hasil dan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, saat menyampaikan tanggapan dan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027 dalam rapat paripurna di ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Barito Timur, Selasa (13/10/2026).
“Sejumlah isu strategis menjadi perhatian, mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemenuhan belanja wajib, keterbatasan anggaran infrastruktur, penataan jabatan aparatur sipil negara (ASN), hingga penangan kebakaran hutan dan lahan serta krisis air bersih,” ujar Misnohartaku.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan fraksi-fraksi, yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo, PKB, dan PSRD, merupakan bagian penting dalam proses penyempurnaan kebijakan fiskal daerah.
“Pemerintah daerah juga telah mengintruksikan seluruh kepala OPD agar proaktif menghadiri pembahasan Raperda APBD bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD,” ujar Misnohartaku.
Meski demikian, tindak lanjut terhadap berbagai catatan fraksi akan menjadi bagian penting dalam proses pembahasan selanjutnya. Subtansi jawaban pemerintah dan keputusan yang dihasilkan dalam pembahasan bersama DPRD akan menentukan sejauh mana masukan tersebut diakomodasi dalam rancangan APBD Tahun 2027.
“APBD 2027 juga diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui 20 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati. Program tersebut mencakup pendidikan gratis, berobat gratis, pelatihan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dukungan modal usaha bagi muda,” kata Sekda.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai catatan dan masukan teknis melalui pembahasan lanjutan bersama Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi-komisi DPRD.
“Adapun rincian belanja operasional dan teknis lainnya akan dibahas lebih lanjut bersama Banggar DPRD dalam tahapan pembahasan RAPBD 2027,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur sangat berharap sinergi dan komunikasi antara pemerintah dan DPRD terus terjalin sehingga penyusunan APBD 2027 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang terarah, realistis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Dengan adanya pembahasan bersama ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi mewujudkan visi Barito Timur “Gumi Jari Janang Kakalawah,” pungkasnya. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah