Hangat : Momen hangat Presiden Timor Leste, Josè Ramos-Horta menyambut budayawan Kalteng, Kusni Sulang di Dili, Senin (18/5/2026).(ist)

Jaga Nilai Persahabatan Antarabangsa, Kusni Sulang Diganjar Penghargaan Dari Timor Leste

BeritaKalteng.com, DILI — Berkat dedikasinya menjaga nilai persahabatan antarbangsa lewat kebudayaan, budayawan Kalimantan Tengah, Kusni Sulang, mendapatkan penghargaan dari sahabat lamanya, Presiden José Ramos‑Horta di Dili, Timor‑Leste, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung atas undangan khusus dari Presiden Ramos-Horta, yang secara pribadi mengundang Kusni Sulang untuk menerima penghargaan atas dedikasinya dalam bidang kebudayaan.

Kedatangan Kusni Sulang ke Timor-Leste juga didampingi oleh dua jurnalis perempuan asal Kalimantan Tengah, yakni Andriani S. Kusni dari media Radar Sampit dan Pebri Ayu Lestari dari Panutung Tarung. Kehadiran mereka turut mendokumentasikan momen bersejarah yang mempererat hubungan persahabatan lintas negara tersebut.

Dalam suasana penuh keakraban, Kusni Sulang dan Presiden Ramos-Horta mengenang hubungan persahabatan yang telah terjalin sejak lama.

Presiden Timor-Leste memberikan apresiasi khusus kepada Kusni Sulang atas kontribusinya dalam menjaga dan mempromosikan nilai-nilai kebudayaan serta persahabatan antarbangsa di kawasan Asia Tenggara.

Foto : Budayawan Kalteng, Kusni Sulang didampingi delegasi Indonesia dan awak media saat berfoto bersama Presiden Timor Leste, Josè Ramos-Horta.

 

Selain menerima penghargaan, Kusni Sulang juga mendapat kehormatan untuk menjadi tamu dalam acara tahunan “Presidente Horta Show”, sebuah program khusus yag digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Timor‑Leste.

Acara tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan setiap menjelang tanggal 20 Mei, hari bersejarah bagi rakyat Timor-Leste dalam memperingati kemerdekaan negara mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Kusni Sulang dijadwalkan untuk berbagi pandangan mengenai kebudayaan, persahabatan regional, serta pentingnya peran budaya dalam mempererat hubungan antarbangsa.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dua sahabat lama, tetapi juga menjadi simbol kuatnya hubungan budaya dan persahabatan antara masyarakat Kalimantan Tengah, Indonesia, dan Timor-Leste.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *