Palangka Raya, Beritakalteng.com – Ketua Dewan Rasuli Gereja Bethany Indonesia, Pdt. Dr. (HC) Willy Josep, menyampaikan bahwa hari ini merupakan hari yang sangat berarti bagi seluruh jemaat. Ia menegaskan bahwa perayaan Natal di Palangka Raya tahun ini membawa makna yang dalam sejalan dengan tema besar yang diusung oleh Bethany Indonesia.
Dalam ibadah tersebut, ia menyampaikan bahwa tema Natal tahun ini adalah “The Power of Faith, The Fire of Hope, and The Heart of Love.”Menurutnya, ketiga subtema ini digabungkan menjadi satu rangkaian pesan yang kuat dan relevan bagi kehidupan jemaat dalam menghadapi masa depan.
“Dengan perpaduan antara iman, harapan, dan kasih merupakan dasar yang harus terus dijalankan oleh umat Kristen di manapun mereka berada. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa perayaan Natal bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi momen refleksi untuk membawa dampak positif di lingkungan sekitar,”ucap Willy saat diwawancarai oleh awak media di Auditorium Poltekkes Palangka Raya.

Willy menambahkan bahwa ketika seseorang memiliki iman yang besar dan kokoh, maka kehidupan masyarakat di kota tersebut akan turut diberkati. Ia percaya bahwa Palangka Raya dapat menjadi kota yang lebih baik dan penuh damai bila warganya memegang nilai-nilai spiritual yang kuat.
“Berdasarkan perayaan itu, ia juga menegaskan bahwa setiap sikap iman yang dijalankan dengan sungguh-sungguh akan memuliakan nama Tuhan. Sehingga, menurutnya, tema besar ini sangat tepat untuk memperkuat persekutuan jemaat menuju perubahan yang lebih baik,”ungkapnya.
Acara perayaan Natal yang digelar pada Jumat (12/12/2025) malam itu berlangsung penuh sukacita. Jemaat terlihat antusias mengikuti rangkaian ibadah, baik melalui pujian, penyembahan, maupun penyampaian firman yang diangkat dari tema utama tersebut.
Pada sesi wawancara terpisah, Ps. Timerasi Labat juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara tersebut. Ia mengatakan bahwa kehadiran Pdt. Willy sebagai Ketua Dewan Rasuli Bethany Indonesia menjadi anugerah besar bagi jemaat di Palangka Raya.
Menurut Timerasi, kehadiran tokoh pusat gereja memberikan semangat baru bagi pelayanan di daerah. Ia menyebut bahwa pesan-pesan yang dibagikan selama ibadah sangat menguatkan dan membawa berkat bagi seluruh jemaat yang hadir.
Timerasi juga yakin bahwa tema yang disampaikan malam itu akan menuntun jemaat untuk semakin memahami rencana Tuhan, terutama dalam membangun pekerjaan pelayanan dan pemulihan jemaat di Kota Palangka Raya.
“Setiap pesan yang disampaikan bukan hanya untuk didengar, tetapi dijalankan dalam kehidupan sehari-hari agar membawa dampak nyata bagi keluarga, masyarakat, dan kota,”tutur Timerasi.
Perayaan Natal ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antarjemaat, di mana setiap rangkaian kegiatan dirancang untuk menciptakan suasana spiritual yang hangat dan penuh kasih. Jemaat dari berbagai kalangan hadir dan bersatu dalam perayaan tersebut.
“Selain ibadah, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama untuk Palangka Raya agar tetap menjadi kota yang aman, diberkati, dan terus mengalami pertumbuhan yang positif di masa mendatang,”terangnya.
Baik Pdt. Willy maupun Ps. Timerasi sama-sama berharap agar seluruh umat Kristen di kota ini dapat mempertahankan nilai iman, harapan, dan kasih sebagai pilar utama kehidupan mereka. Tiga pesan tersebut diyakini mampu membawa pembaruan baik dalam pribadi maupun komunitas.
Pada penutup kegiatan, para jemaat kembali ditegaskan untuk terus menjaga kebersamaan dan kesatuan hati. Mereka diajak untuk menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Tuhan serta membangun kota yang damai dan penuh kasih.
“Perayaan yang berlangsung meriah namun khidmat ini meninggalkan kesan mendalam bagi jemaat. Dengan mengangkat tema yang kuat, perayaan Natal Bethany Indonesia di Palangka Raya diyakini membawa semangat baru memasuki tahun pelayanan berikutnya”tutupnya. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah