Kunjungan Wamen PPPA ke UPT PPA Kobar

Wamen PPPA Veronica Tan Tinjau UPT PPA Kobar, Dorong Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Daerah

Pangkalan Bun – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Veronica Tan, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bagian dari agenda evaluasi dan penguatan layanan perlindungan perempuan dan anak di wilayah tersebut. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Kotawaringin Barat, yang dikunjungi pada Jumat (27/09/2025).

Dalam kunjungannya, Wamen PPPA didampingi oleh Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, dan disambut langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk melihat kondisi layanan secara langsung, tetapi juga memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam menghadirkan layanan yang lebih terpadu dan responsif terhadap kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak.

Dalam sambutannya, Veronica Tan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam mengoptimalkan peran UPT PPA sebagai unit layanan rujukan utama bagi korban kekerasan. Ia menegaskan bahwa UPT PPA harus menjadi tempat yang aman dan terpercaya dalam memberikan perlindungan, pendampingan hukum, layanan psikologis, hingga dukungan pemulihan bagi korban.

“UPT PPA memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan, pendampingan, serta pemulihan bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Dibutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, hingga psikolog, agar layanan yang diberikan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran,” ujar Wamen PPPA.

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, menegaskan komitmen daerah untuk terus memperkuat kelembagaan dan kualitas layanan UPT PPA. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Kobar berupaya memastikan bahwa setiap korban kekerasan perempuan dan anak mendapatkan layanan cepat, tanggap, dan berperspektif gender.

“Kami berkomitmen mewujudkan Kobar sebagai kabupaten yang responsif terhadap perlindungan perempuan dan anak. UPT PPA akan terus didorong untuk melakukan inovasi layanan agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ungkapnya.

Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring lintas sektor di tingkat provinsi. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam memastikan kasus kekerasan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Wamen PPPA juga meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki UPT PPA Kobar, termasuk ruang pelayanan, ruang konseling, serta sarana pendukung lainnya. Ia berdialog langsung dengan para petugas layanan untuk mendengar kendala, kebutuhan, dan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus di wilayah tersebut. Selain itu, Wamen PPPA turut berinteraksi dengan Forum Anak Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, yang menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam memastikan suara anak dapat tersampaikan dalam berbagai kebijakan daerah.

Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah preventif dan responsif dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, serta menjadi dorongan bagi daerah lain di Kalimantan Tengah untuk semakin meningkatkan mutu layanan serupa.

(tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *