Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) terus memperkuat inovasi di sektor pertanian. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yaitu bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta dalam pemanfaatan Smart Green House seluas 1.500 meter persegi untuk penelitian sekaligus budidaya melon unggulan. Kegiatan penelitian tersebut berlangsung pada Rabu (17/9/2025) di Palangka Raya dan menjadi salah satu program unggulan pertanian modern di daerah itu.
Dalam kegiatan penelitian ini, tim dosen dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPNVY yang dipimpin oleh Bambang Supriyanta berhasil mengembangkan varietas melon premium bernama Meldo UPNVY2. Varietas ini disebut memiliki kualitas tinggi serta karakteristik yang menjanjikan untuk pasar buah nasional.
Bambang menegaskan bahwa keberhasilan ini memiliki nilai strategis bagi pengembangan komoditas hortikultura. “Pengembangan melon premium Meldo UPNVY2 di Kalimantan Tengah merupakan langkah penting untuk mendukung diversifikasi pangan. Selain itu, varietas ini memiliki nilai jual tinggi sehingga dapat memberikan keuntungan lebih besar bagi petani,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan contoh nyata sinergi dalam mendorong inovasi pertanian. Menurutnya, Meldo UPNVY2 dikembangkan untuk menghasilkan buah berkualitas yang mampu beradaptasi dengan kondisi agroklimat di berbagai wilayah Indonesia.
“Upaya ini sekaligus menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada benih impor yang selama ini mendominasi pasar,” jelasnya. Rendy menambahkan, inisiatif tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah yang menekankan pentingnya pertanian modern, berdaya saing, serta berkelanjutan. Ia berharap pengembangan varietas ini nantinya dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani lokal.
Pengembangan melon Meldo UPNVY2 juga diharapkan menjadi model sukses penerapan Smart Farming di Kalimantan Tengah. Dengan teknologi rumah kaca cerdas, proses budidaya dapat dikontrol lebih baik, mulai dari kelembapan, intensitas cahaya, hingga pemupukan. Teknologi ini diyakini mampu meningkatkan produktivitas dan memastikan kualitas buah yang lebih seragam.
Lebih jauh, keberadaan program riset dan budidaya berbasis teknologi modern ini diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Mekanisasi dan digitalisasi pertanian dianggap sebagai kunci agar sektor ini lebih diminati dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, pemerintah berharap Meldo UPNVY2 dapat menjadi salah satu komoditas unggulan baru Kalimantan Tengah yang tidak hanya memperkuat pangan daerah, tetapi juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pasar nasional.
(tr)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah