
Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Guna menghindari bertambahnya korban akibat sengatan Tawon Lalat. Dimana sebelumnya dua anak yang tengah bermain menjadi korban sengatan dari tawon berbahaya yang bersarang di salah satu pohon di Jalan Sapan Ujung Kota Palangka Raya.
Tim Rescue Layanan Cepat Emergency Call (LCEC) 112/Call 112 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya dengan sangat terpaksa harus membakar sarang tawon tersebut.
“Kami merespon cepat laporan yang disampaikan warga, dan tindakan pengevakuasian karena sudah memakan korban sengatan. Pelapor George (29) meminta segera dievakuasi guna menghindari bertambahnya korban lebih banyak,” kata Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Bidang Penyelamatan Sucipto, Rabu (08/12/20201)
Tidak hanya di sekitaran kawasan Jl. Sapan Ujung, keberadaan sarang tawon berbahaya juga dilaporkan oleh masyarakat sekitar yang berada di Simpang Empat Jalan G.Obos-Thamrin dengan, atas nama Sarwani (31).
Kali ini, ratusan tawon beracun ini bersarang di sebuah bangunan berbentuk tugu bertuliskan nama salah satu bank milik BUMN.
“Berdasarkan penuturan pelapor, tawon-tawon kerap keluar masuk sehingga membahayakan pengendara yang melintas,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala DPKP, Dra Gloriana MM, mengatakan pihaknya merespon dengan cepat segala informasi yang disampaikan oleh masyarakat.
Termasuk menindaklanjuti kemunculan tawon beracun di permukiman karena dari sisi kegawatdaruratan yang dinilai penting untuk segera ditindaklanjuti.
Selain itu, sebagai wujud kerja Call 112 yang merupakan aplikasi dari visi dan misi Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin SE dalam mewujudkan Smart Environtmen menuju Smart City.
“Kami responsive terhadap setiap laporan yang masuk. Selalu hadir dengan cepat menangani laporan dari masyarakat. Perlu diketahui, setiap laporan tidak dikenakan biaya penanganan maupun pulsa,”
“Demi mewujudkan Smart Environtmen yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin,” tutupnya.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah