
Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Sampai dengan saat ini, kondisi pandemi covid-19 masih belum diketahui kapan segera berakhir. akibat dari hal tersebut tentunya tidak hanya berpengaruh tehadap seluruh sendi-sendi kehidupan, akan tetapi juga berdampak besar bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat serangan virus ini.
Untuk itu, sejumlah kalangan DPRD Kalteng mendorong pemerintah memberikan berbagai bantuan bagi anak-anak tersebut baik bantuan sembako, pendidikan, kesehatan dan bahkan utamanya bantuan pemulihan spikilogis mereka.
Seperti yang disampaikan oleh anggota DPRD Kalteng H. Achmad Rasyid bahwa Tentunya bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya, akan sangat menyisakan rasa sedih, rasa duka bahkan mengalami guncangan batin ataupun prustasi.
“Kita juga tentu bisa merasakan perasaan mereka yang kehilangan orang tuanya, tentu sangat terpukul, sedih dan sangat berpengaruh pada spikilogis mereka. Pemerintah melalui intansi terkait harus memberikan pendampingan guna memulihkan batin mereka,” kata Rasyid, Kamis, (9/9/2021)
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalteng ini tentunya juga menyambut baik adanya upaya pemerintah memberi bantuan sembako dan lainya ataupun adanya orang tua asuh bagi anak-anak yatim dan yatim piatu tersebut.
“Bagi anak yatim atau yatim piatu, bisa juga sementara waktu di tempatkan di panti asuhan binaan pemerintah, sehingga mudah memberikan berbagai bantuan kepada mereka. Disana bisa dilakukan pengawasan, konseling secara penuh terhadap perkembangan mereka,”sarannya.
Laki-laki yang pernah duduk di kursi Ketua DPRD Barito Selatan (Barsel) ini juga mendorong berbagai elemen masyarakat untuk bisa bersama-sama menyalurkan bantuan. Sebagai rasa turut peduli akan sesama.
“Kalau ada tempat bagi penampungan mereka sementara, misalnya panti asuhan, maka tentu akan lebih mudah bagi pemerintah ataupun masyarakat memberikan berbagai bantuan. Kalaupun tidak bisa ditampung dalam satu tempat. Pemerintah tetap harus memberikan perhatian khusus bagi anak yatim dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena virus korona ini,” tutupnya.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah