Imbas COVID-19, Komisi III Suarakan Keluhan Mahasiswa Yang Terancam di Droup Out

FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kalteng Bidang Kesejahteraan Rakyat, drs. Duwel Rawing saat berada di ruang kerjanya.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang sedang mewabah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tampaknya kini juga dirasakan oleh kalangan mahasiswa yang saat ini berkuliah, baik itu di dalam maupun di luar wilayah Kalteng.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng Bidang Kesejahteraan Rakyat, drs. Duwel Rawing mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, dimana saat ini kabarnya ada banyak mahasiswa yang terancam di drop out, karena tidak mampu lagi membayar uang kuliahnya.

Situasi sulit sekarang ini, berdampak pada perekonomian masyarakat, termasuk pula orang tua mahasiswa tersebut. Dimana, terjadinya penurunan pendapatan atau mungkin ada pula yang terpaksa harus dirumahkan bahkan sampai di PHK.

Menyikapi hal tersebut, Politisi Senior dari Fraksi PDI-P DPRD Kalteng ini mengatakan, adanya kondisi demikian hendaknya segera di atasi oleh pemerintah daerah Pemda, baik itu pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota se Kalteng.

“Saya menilai, kondisi tersebut sangat lah memprihatinkan. Sungguh ironis, di saat kita mengharapkan adanya peningkatan sumber daya manusia (sdm) lulusan dari perguruan tinggi, yang memiliki kualitas, kompetensi dan daya saing. Dan kini, dengan adanya pandemi COVID-19, justru akan terancam berhenti/terputus, karena tidak mampu lagi membayar uang kuliahnya,” Ucap Duwel, Selasa (5/5/2020).

Lanjut Wakil Rakyat dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas tersebut menyampaikan, terlebih saat ini menghadapi penerimaan mahasiswa baru kemungkinan besar akan sepi.

Mantan Bupati Katingan 2 (dua) periode tersebut juga berharap, agar persoalan ini bisa menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saya mendorong, pemerintah daerah agar bisa sesegera mungkin melakukan berbagai upaya, serta langkah kongkrit untuk mengatasi berbagai permasalahan yang sedang dihadapi oleh adik-adik mahasiswa kita ini. Jangan sampai ada yang sampai putus kuliah, gegara tidak mampu lagi membayar uang kuliahnya,” Imbuhnya.

Duwel juga menambahkan, hal ini disampaikannya, semata-mata hanya untuk mendorong pemerintah, agar bisa lebih lagi memberikan perhatian, kepada para mahasiswa, baik yang kuliah di dalam maupun di luar wilayah Kalteng ini.

“Semoga saja, kesulitan yang sedang dihadapi oleh mahasiswa, untuk membayar uang kuliahnya bisa sesegera mungkin diperhatikan oleh pemerintah daerah. Jika tidak ada perhatian sama sekali, maka dipastikan itu akan berdampak pada ketersediaan SDM kedepannya, dan kualitas SDM Kalteng akan bertambah suram,” Pungkasnya. (YS/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *