
Palangka Raya, Beritakalteng.com – Kepala daerah harus siap menghadapinya bencana, baik cuaca ekstrem maupun ancaman ideologi. Hujan lebat dan angin kencang sejak Januari telah menyebabkan pohon tumbang, sehingga respons cepat dan langkah mitigasi sangat dibutuhkan untuk melindungi warga. Senin (10/3/2025)
Demikian, Staf Ahli Gubernur Kalteng, Yuas Elko, menegaskan bahwa setiap daerah harus mengoptimalkan mitigasi bencana untuk mencegah musibah seperti banjir, pohon tumbang, dan sengatan listrik. Kewaspadaan dan kesiapan yang matang sangat penting agar potensi bahaya dapat diminimalisir.
“Bahwa Cuaca ekstrem ini adalah kondisi cuaca yang tidak biasa dan lebih berbahaya. Kewaspadaan yang tinggi diperlukan agar masyarakat dapat menghindari dampak negatif seperti banjir, angin kencang, dan bencana lainnya,”ungkap Yuas.
Menurutnya, bahwa setiap daerah diharapkan memanfaatkan layanan BMKG provinsi, terutama dengan adanya plafon digital dari BMKG pusat. Teknologi ini memungkinkan pemantauan cuaca secara akurat, membantu daerah lebih siap dalam menghadapi potensi bencana.

Dari setiap daerah diharapkan memanfaatkan layanan BMKG provinsi, khususnya plafon digital dari BMKG pusat. Teknologi ini memberikan akses lebih mudah untuk pemantauan cuaca dan peringatan dini, sehingga daerah dapat lebih siap menghadapi ancaman bencana.
“Hal ini Masyarakat diharapkan aktif memantau cuaca melalui aplikasi yang dapat diunduh di perangkat mereka. Jika tidak memungkinkan, semoga informasi peringatan dini juga tersedia di tempat umum seperti videotron dan televisi, agar semua orang lebih waspada, terutama saat bepergian atau mudik,”tegasnya. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah