FOTO :

Antisipasi Kenaikan Komoditi Melalui Ketahanan Pangan Keluarga

FOTO : Anggota DPRD Kalteng, Janinudin Karim 

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – menciptakan ketahanan pangan keluarga merupakan siasat dan solusi dalam mengantisipasi kenaikan komoditi pangan ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Untuk itu, Anggota DPRD Kalteng, Janinudin Karim mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan keluarga.

“menciptakan ketahanan pangan keluarga bisa dilakukan dengan memanfaatkan sisa lahan perkarangan untuk bercocok tanam dan membudidayakan ikan secara mandiri,” ujarnya, Sabtu (03/7/2021)

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini berpendapat, sangat penting untuk menyiasati kecukupan kebutuhan rumah tangga.

yakni dengan memanfaatkan sisa lahan perkarangan tidak terlalu besar yang ada di masing-masing rumah, minimal kebutuhan pangan  untuk keluarga sendiri dapat terpenuhi. Selain itu, pengeluaran rumah tangga juga dapat dihemat untuk kebutuhan lain.

Dalam implementasi menciptakan ketahanan pangan keluarga, masyarakat bisa menyediakan 10 pot tanaman cabai, bisa juga membuat kolam ikan yang ukurannya tidak seberapa besar atau bisa pula beternak unggas.

Ketiga hal tersebut, sebenarnya bisa dirakit saling berhubungan dan dibuat sedemikian rupa. Dirinya menerangkan salah satu teknik sederhana, adalah teknik multi-fungsi yakni misalnya kolam ikan berada di bawah, sementara kandang ternak unggas bisa dibuat di atas kolam tersebut.

Kotoran unggas yang jatuh ke dalam kolam ikan yang berada dibawahnya bisa menjadi obat air kolam ikan. Atau cara lainnya juga, yakni dengan memadukan kolam ikan dengan tanaman cabai.

“Caranya juga terbilang sederhana, yakni dengan menempatkan beberapa pot cabai secara sejajar pada tiang penyangga yang dibuat, berada di atas kolam,” ujarnya lebih dalam.

Dalam menunjang keberhasilan, sambung Jainudin, masyarakat  juga harus membuat saluran sambungan pipa paralon dilengkapi kran buka tutup, untuk mengaliri air ke tanaman cabai yang ada di atas kolam, dengan memanfaatkan tenaga mesin pompa kolam ikan.

Dimana, siklus perputaran air dari kolam ikan yang berada dibawah, dapat secara terus menerus memberikan suplai air kepada tanaman yang ada di atas nya.

“Teknik tersebut, saat ini sedang kami buat dan diterapkan. Bahkan cara demikian terbilang sederhana, tanpa harus membutuhkan tempat yang besar, dan biayanya pun masih cukup terjangkau, karena kami sendiri sedang mempraktekkannya secara langsung,” tutupnya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *