
Beritakalteng.com, TAMIANG LAYANG- Semua pegawai Puskesmas Bambulung Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti rapid test di RSUD Tamiang Layang pagi kemaren.
Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur Ampera A.Y Mebas melaui Kepala Dinas Kesehatan dr. Simon Biring mengatakan, rapid test tersebut terhadap 53 pegawai Puskesmas Bambulung yang memiliki riwayat kontak erat dengan warga Bartim yang berstatus PDP Covid-19 yang kini telah meninggal dunia di RS Doris Sylvanus Palangka Raya pada hari Sabtu 18 April 2020 sekitar pukul 13 : 39 WIB, dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
“Untuk pemeriksaan tersebut semua pegawai Puskesmas Bambulung, dari Kepala UPTD sampai staf. Jumlah semuanya 53 orang,” ucap dr. Simon Biring, Rabu (29/4/2020).
Dirinya menjelaskan, selain pegawai puskesmas yang mengikuti rapid test di RSUD Tamiang Layang, untuk keluarga almarhum dan kerabatnya juga diperiksa sesuai dengan prosedur Covid-19.
“Nanti kita akan tracking semua yang berhubungan erat dengan almarhum, karena dari riwayat perjalanan sudah bertemu dengan banyak orang,” jelasnya menambahkan.
Dirinya menambahkan, almarhum memang berkerja di Puskesmas Bambulung namun sebagai PHL bukan sebagai perawat. Selain itu juga kini zona merah di Kabupaten Barito Timur ada tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Pematang Karau, Dusun Tengah dan Kecamatan Benua Lima dengan jumlah enam orang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
“Untuk tindakan saat ini Puskesmas Bambulung diliburkan selama 10 jati ke depan,” pungkas Simon.(ag)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah