Foto : Wabup Barsel, Khristianto Yudha didampingi oleh Pj. Sekda Barsel, Ita Minarni, serta sejumlah Forkopimda, Perbankan dan Kepala OPD yang ada di Barsel, membuka pasar Ramadhan 1447 Hijriah di Kawasan Plaza Beringin Buntok, Kamis (19/2/2026).

Pasar Ramadhan Tahun 2026 Diikuti Oleh 70 Pedagang UMKM

BeritaKalteng.com, BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan membuka pasar ramadhan 1447 Hijriah yang diikuti oleh sebanyak 70 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pasar ramadhan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha di Kawasan Plaza Beringin Buntok, Kamis (19/2/2026).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag), juga dukungan dari seluruh stakeholder, seperti Perbankan, Bulog dan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang ada di Barsel.

“Tadi saya dengar lapaknya gratis, itu adalah karena kebersamaan kita,” tuturnya.

Pelaksanaan pasar ramadhan sendiri diterangkan dia, adalah selama 30 hari ke depan. Berbagai macam jenis makanan yang tersedia, dari makanan ringan (takjil) sampai makanan berat, yang bisa dipilih oleh warga untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa.

Selain sebagai sarana pemerintah dalam membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan ajang silahturahmi, penyelenggaraan pasar ini, diharapkan bisa memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat di daerah setempat.

“Kami berharap agar pasar ramadhan ini bisa memberikan manfaat kepada para pedagang yang mencari nafkah, maupun bagi para masyarakat yang mencari apa yang dimakan nanti untuk berbuka puasa,” ucapnya.

Tidak lupa, Tanto berpesan agar para pedagang bisa menjual barang dagangannya dengan harga yang wajar, sehingga para pembeli bisa selalu datang.

“Dengan demikian diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan bisa menjadikan bulan ramadhan semakin berkah,” imbuhnya.

Foto : Kepala Diskop, UMKM, dan Perindag Barsel, Harminto saat menyampaikan laporan pelaksanaan pasar Ramadhan 1447 Hijriah di Buntok, Kamis (19/2/2026).

 

Sebelumnya, dalam laporannya, Kepala Diskop UKM dan Perindag Barsel, Harminto, menerangkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang dilaksanakan setiap tahun dan tercantum di dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barsel tahun 2026.

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh 70 pelaku UMKM, terdiri dari 50 UKM binaan pemerintah dan 20 pedagang yang berada di bawah pembinaan pihak swasta.

“Ke-70 UMKM yang menjadi peserta ini, kami gratiskan tidak dipungut satu rupiah pun. Kami ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan para pelaku UMKM!” tegas dia.

Pemerintah Barsel juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat dan para pelaku UMKM yang belum mendapatkan kesempatan ikut berpartisipasi di pasar ramadhan kali ini.

Namun, secara tegas, Harminto memperingatkan kepada para pelaku UMKM yang ikut serta pasar ramadhan ini, agar bisa terus berpartisipasi hingga pelaksanaan pasar selesai selama 30 hari ke depan.

“Kami mohon bagi para pelaku UMKM yang ikut serta pasar ramadhan kali ini, kalau cuma (ikut) satu atau dua minggu saja, maka kami mohon dengan hormat pada pelaksanaan pasar ramadhan tahun berikutnya akan kami tandai,” tukas dia.

“Karena kami mau mendorong agar semua para pelaku UMKM ini untuk terus maju dan berkembang,” tambah Harminto menjelaskan.

Sebab dia meyakini, bahwa keberadaan UMKM sangatlah penting untuk tetap menggerakkan ekonomi masyarakat di daerah, meskipun di tengah masa sulit seperti wabah penyakit maupun penurunan ekonomi di sektor riil lainnya.

Oleh karena itu, ungkap dia lagi, pemerintah daerah Barsel saat ini juga terus mendorong pertumbuhan UMKM di daerah, bukan hanya secara konvensional, akan tetapi juga ke arah yang lebih maju, yakni secara daring dan elektronik.

“Nanti kita akan kembangkan. Itu salah satu program yang akan kami laksanakan dan kembangkan ke depannya,” janji Harminto.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap para pelaku UMKM kita. Oleh sebab itu kami mengajak kepada seluruh pedagang untuk selalu menjaga kualitas produk yang mereka miliki,” tandasnya.

Pembukaan pasar ramadhan ini dihadiri juga oleh Forkopimda, yakni TNI, Polri, Kejaksaan, DPRD Barsel, Pj. Sekda Barsel, Ita Minarni, sejumlah Kepala OPD yang ada di Barsel, dan sejumlah perwakilan Bank serta perusahaan swasta selaku pendukung kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *