
Foto: Bupati Barito Timur, M. Yamin.
Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah menyurati ke PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Manager Banjarmasin untuk meminta tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.
Hal ini diungkapkan Bupati Barito Timur, M. Yamin, melalui surat bernomor 500/193/EKSDA tertanggal 19 Desember 2025.
Bupati meminta kepada Pertamina agar untuk segera menambah kuota kembali ke masing-masing SPBU, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pertamina.
“Penambahan Pertamax khusus untuk dua SPBU, yakni SPBU Longkang dan SPBU Ampah. Kedua SPBU tersebut dinilai strategis dalam menopang distribusi BBM ke wilayah pedesaan yang selama ini paling terdampak kelangkaan,” jelas M. Yamin.
Ditegaskannya, langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM, terutama pada momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah berharap, dengan penambahan kuota dan pengaturan distribusi yang tepat, pasokan Pertamax dapat kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi terbebani harga tinggi, serta aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Terakhir, Bupati berpesan khususnya kepada pengecer jangan menetapkan harga tinggi dan berharap masyarakat Barito Timur juga bisa memahami situasi menjelang penghujung akhir tahun. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah