Palangka Raya, Beritakalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang saat ini berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan serta insan media.
Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Istana Isen Mulang, Selasa (10/03/2026).
Dalam kesempatan itu, Agustiar Sabran menjelaskan bahwa berbagai dinamika global saat ini turut memberikan pengaruh terhadap kebijakan pemerintah, termasuk kebijakan yang diterapkan di tingkat daerah.
Ia mencontohkan salah satu kebijakan yang saat ini diterapkan pemerintah pusat adalah efisiensi anggaran pada tahun 2026 yang berdampak pada berbagai daerah di Indonesia.
“Efisiensi anggaran ini bukan hanya terjadi di Kalimantan Tengah, tetapi berlaku untuk seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia,” ujar Agustiar.
Menurutnya, kebijakan efisiensi tersebut tidak terlepas dari kondisi geopolitik dunia yang saat ini cukup dinamis dan memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi global.
Ia menyebutkan bahwa konflik yang terjadi di sejumlah wilayah dunia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi perekonomian internasional.
“Kondisi geopolitik dunia saat ini cukup dinamis. Situasi konflik di berbagai kawasan tentu dapat memberikan dampak terhadap perekonomian global,” jelasnya.
Dampak dari kondisi tersebut pada akhirnya ikut memengaruhi kebijakan pemerintah dalam negeri, termasuk dalam pengelolaan anggaran pembangunan.
Agustiar menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu bersikap adaptif dan bijak dalam menentukan prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran yang ada.
Menurutnya, efisiensi anggaran justru dapat mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam menyusun program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Meski demikian, ia memastikan bahwa program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Kita tetap berupaya agar program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat bisa terus berjalan meskipun ada penyesuaian anggaran,” tegasnya.
Melalui momentum silaturahmi di bulan suci Ramadan tersebut, Agustiar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Bahwa kita akan menilai komunikasi yang baik antara pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta media memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk menjaga stabilitas pembangunan daerah,”tutup Agustiar. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah