Foto : Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, SIK (kanan) bersama Kapolsek GBA, Dr. IPDA Dedy, SH, MH (kiri) saat mendampingi para tim medis dalam penanganan ketiga mayat di Kamar Jenazah RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Selasa (20/1/2026).

Warga Desa Bintang Ara Temukan Tiga Sosok Mayat di Dalam Hutan

BeritaKalteng.com, BUNTOK – Warga Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan menemukan tiga sosok mayat di dalam hutan di wilayah desa setempat, Selasa (20/1/2026).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun awak media, ketiga sosok mayat tersebut dua orang berjenis kelamin pria atas nama Satrianyah warga Desa Muara Singan, Kecamatan GBA, Barsel dan Utuh warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, sedangkan satu korban lainnya adalah seorang wanita bernama Diana merupakan isteri dari korban Utuh.

Diterangkan oleh Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, SIK, penemuan ketiga sosok mayat tersebut dilaporkan pertama kali kepada aparat kepolisian adalah pada pukul 01.00 WIB, Selasa (20/1/2026).

Diceritakan oleh Kapolres, kronologi kejadian penemuan tiga mayat tersebut adalah dikarenakan ada laporan dari beberapa warga kepada kakak kandung salah satu korban bernama Agung Widodo, bahwa ketiga korban tidak pernah terlihat selama tiga hari terakhir.

Agung Widodo bersama beberapa orang yang merupakan rekan kerja korban dan beberapa karyawan perusahaan tambang batu bara yang ada di wilayah tersebut, berinisiatif melakukan pencarian.

“Mereka mencari tadi malam, yang ditemukan pertama kali adalah trucknya di tepi jalan, tapi orangnya tidak kelihatan. Kemudian mereka telusuri sampai ke bawah, dan benar ditemukan ada tiga jenazah,” cerita dia.

“Hal ini kemudian mereka laporkan ke Polsek GBA melalui Polsubsektor Patas, kemudian personel kita turun dan mengamankan TKP serta melakukan koordinasi,” beber Jecson menambahkan.

Guna mengetahui penyebab kematian, ketiga sosok mayat tersebut dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan divisum.

“Sekarang sedang dilakukan visum, apapun hasilnya nanti mohon bersabar, kita akan memberikan informasi, yang pasti rekan-rekan medis masih bekerja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *