
Foto: Asisten II Setda Amrullah bersama forkopimda ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah.
Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkai dengan membahas perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sampai Minggu ketiga Januari 2026 berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan.
Usai hasil pemantauan, Barito Timur tercatat sebagai salah satu daerah dengan kondisi harga kebutuhan stabil di Kalimantan Tengah. Stabilitas ini menjadi catatan awal positif ditengah dinamika nasional, dimana sebanyak 12 provinsi sudah mengalami kenaikan IPH akibat lonjakan harga komoditas strategis.
“seperti bawang merah, putih, cabai rawit, daging ayam ras dan minyak goreng,” kata Amrullah, Selasa (20/1/2026).
Kemudian, 25 provinsi lainnya juga mengalami penurunan IPH dibandingkan bulan sebelumnya.
Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur menilai, capaian tersebut merupakan hasil dari koordinasi lintas sektor serta pemantauan pasar yang dilakukan secara rutin.
“Kegiatan ini dinilai sangat penting untuk menjaga daya sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman ditengah potensi tekanan inflasi,” tegas Amrullah.
Pemkab Barito Timur dengan ini menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui sinergi antar OPD dan pemangku kepentingan, sehingga stabilitas harga dapat terus terjaga dan memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah