BeritaKalteng.com, PALANGKA RAYA – Langkah Inovasi Indonesia (LII) merilis hasil survei, pembangunan di Kota Palangka Raya tidak akan berjalan apabila tidak melibatkan anak muda.
Berdasarkan hasil survei LII yang dilaksanakan di rentang periode bulan Oktober – Desember 2025, ke depan pemerintah harus melibatkan lebih banyak partisipasi anak muda dalam pembangunan, agar bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.l
Diterangkan oleh Ketua LII, Hafidz Ridha Try Sjahputra, berdasarkan hasil survei yang melibatkan 285 orang ini melalui bidang riset dan inovasi yang dipimpin oleh I Made Juniar Ardika, menunjukkan bahwa para pemuda sangat peduli dengan isu pembangunan di daerah.
“Suara pemuda bukan sekadar data.
Selama Oktober–Desember, kami menghimpun pandangan ratusan pemuda tentang tantangan, harapan, dan arah masa depan daerah. Hasilnya menunjukkan bahwa pemuda memiliki kesadaran yang kuat terhadap isu pendidikan, kesiapan kerja, dan ruang partisipasi, sekaligus kesiapan untuk terlibat aktif jika didukung secara berkelanjutan,” terang dia.

Survei ini, lanjut Hafidz menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak bisa berjalan tanpa mendengar suara generasi muda. Pemuda membutuhkan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi secara nyata dalam proses pembangunan.
“Saatnya bergerak bersama mendengar, memfasilitasi, dan melibatkan pemuda sebagai mitra pembangunan hari ini dan masa depan,” tandas pemuda lulusan S2 Master of International Relations di Universitas Monash, Melbourne, Australia ini.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah