BeritaKalteng.com, BUNTOK – Koordinator Lembaga Pendidikan, Pemantauan dan Pencegahan Korupsi Republik Indonesia ( LP3KRI) Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, Latif Kamaruddin, berharap agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barsel yang baru bisa menyelesaikan dan mengungkap semua kasus korupsi di daerah setempat.
Harapan ini disampaikan oleh Latif menanggapi informasi digantinya Kajari Barsel yang lama, Dino Kriesmiardi yang dimutasi menjadi Kajari Nganjuk, Jawa Timur dengan Kajari yang baru, Zulham Pardamean.
“Kami berharap supaya Kajari yang baru nantinya bisa menyelesaikan semua kasus – kasus korupsi yang belum terselesaikan, dan bahkan bisa mengungkapkan lebih banyak kasus – kasus yang baru,” ucap dia.
Selain itu, dia juga mengapresiasi atas kinerja yang ditunjukan oleh Kajari yang lama, Dino Kriesmiardi yang dinilainya cukup berhasil.
“Kami juga mengapresiasi kinerja Kajari yang lama, atas semua prestasinya dalam pengungkapan sejumlah kasus dugaan korupsi yang ada di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tandasnya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Jaksa Agung, ST. Burhanuddin melakukan mutasi dan rotasi jabatan Kajari Barsel, Kalimantan Tengah, yaitu koordinator pada Kejati Kepulauan Bangka Belitung, Zulham Pardamean diangkat sebagai Kajari Barsel menggantikan Dino Kriesmiardi yang dimutasi menjadi Kajari Nganjuk Jawa Timur.
Mutasi dan rotasi berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Surat itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto.
Berdasarkan surat mutasi dan rotasi tersebut, total ada 68 pejabat internal Korps Adhyaksa yang diganti, 43 diantaranya jabatan Kajari yang dimutasi.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalteng Dodik Mahendra, membenarkan pergantian itu. Menurutnya mutasi dan promosi dimaksudkan sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja institusi penegak hukum.
Selain itu, merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman segenap personel Kejaksaan.
“Mutasi dan promosi diharapkan dapat memperkuat organisasi sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dewasa ini,” tutup Dodik.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah