PALANGKARAYA – Adanya pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi hal yang melatarbelakangi adanya peningkatan kegiatan arus mudik lebaran Idul Fitri 1444 H atau 2023.
Potensi akan terjadi lonjakan pergerakan orang jika dibandingkan dengan aktifitas mudik lebaran ditahun sebelumnya sangat mungkin bisa terjadi.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, antusias masyarakat dalam aktifitas mudik lebaran tahun ini sangat tinggi sekali.
Hal tersebut terlihat dari Manifest yang terjadi di Bandar Udara dan penyebrangan laut dari Kalimantan Tengah menuju Pulau Jawa.
“Tentunya kita sudah menempatkan sejumlah personil gabungan baik yang ada di pelabuhan dan di bandara. Kita juga mendirikan pokso dalam rangka pengamanan aktifitas mudik dan arus balik lebaran,” Kata Nanang usai memimpin apel gabungan operasi ketupat talabang, (17/4/2023) di Mapolda Kalteng.
Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan kegiatan berpergian untuk mendatangani Polres dan Polsek terdekat dengan tujuan agar pihaknya bisa melakukan pendataan dan melakukan patroli pengamanan dirumah kediaman yang ditinggalkan.
Sekedar informasi bahwa persentasi moda di wilayah Kalimantan Tengah dapat dilihat, kapal laut memiliki persentasi cukup tinggi yakni 30 persen bila dibandingan dengan pesawat 16 persen, mobil pribadi 20 persen, sepeda motor 22 persen dan bus 12 persen.
Sementara untuk perdiksi pergerakan orang dengan kapal laut tercatat mencapai 35.972 orang dengan rincian untuk pelabuhan sampit sebanyak 8.527 orang, Pelabuhan Panglima Utar 25.897 orang dan pelabuhan penyeberangan Bahaur 1.560 orang.
Prediksi pergerakan Angkutan Udara mencapai 13.972 orang dengan rincian, bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sebanyak 8.596 orang, Bandara H. Hasan Sampit 1.334 orang dan Bandara Iskandar Pangkalan Bun 4.032 orang.
Sedangkan prediksi untuk angkutan Darat pergerakan orang diperkirakan mencapai 10.604 orang dengan rincian untuk terminal WA Gara Palangka Raya 2.904 orang, Terminal Suka Pangkalan Bun 2.559 orang, daj Terminal Patih Rumbih Sampit sebanyak 5.141 orang.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah