Promosikan Potensi Wisata, Disporaparbud Barsel Selenggarakan Pergelaran Seni Budaya

Foto : Pemkab Barsel berharap agar pergelaran seni budaya 2021, mampu menarik minat wisatawan domestik maupun manca negara datang ke Barsel dan memberikan dampak positif pada percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat di daerah setempat.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Mempromosikan potensi pariwisata yang ada di daerah, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat menyelenggarakan Pergeleran Seni Budaya 2021 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan, Buntok, Minggu (5/12/2021) malam.

Bertajuk Wonderful Barito Selatan, Disporaparbud Barsel didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) provinsi Kalimantan Tengah, pergelaran seni budaya yang dilaksanakan sejak pukul 19.00 WIB tersebut melibatkan sedikitnya 122 orang penari dan puluhan seniman terkenal di Barsel.

Dibuka dengan video pendek yang menunjukkan berbagai keindahan alam dan potensi ekonomi serta wisata yang dimiliki Barsel, acara yang disiarkan secara langsung di tingkat nasional oleh Kemenparekraf RI itu, menampilkan beragam tarian dan kesenian khas daerah bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu.

Dalam sambutannya, Kepala Disporaparbud Barsel, Manat Simanjuntak menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebenarnya direncanakan diselenggarakan pada bulan Juli 2021 lalu, namun dikarenakan adanya lonjakan kasus penyebaran Covid-19 pada saat itu, menyebabkan pelaksanaannya harus ditunda.

Diungkapkan Manat, sebenarnya pada bulan April 2021 lalu, pada saat Bupati Barsel, H. Eddy Raya Samsuri melakukan paparan di pusat, Menparekraf RI, Sandiaga Uno merencanakan memberikan kesempatan bagi kabupaten yang berada di pesisir DAS Barito itu untuk melaksanakan tiga event sekaligus, yaitu Karnaval Budaya, Barito Reckon Jazz Festival dan Barsel Pengki.

“Tetapi pada September 2021, bahwasanya event yang disisakan untuk Kalimantan Tengah hanya dua, yaitu festival babukung di Kabupaten Lamandau dan pergelaran budaya di Barsel tahun 2021. Ternyata Barsel masih diingat oleh kementerian, terima kasih kepada Kemenparekraf,” ucapnya.

Foto : Menampilkan beragam kesenian dan tarian khas Barsel, pergelaran seni budaya 2021 yang digelar di GPU Jaro Pirarahan, Buntok, merupakan bagian dari upaya Pemkab setempat dalam mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus kepada masyarakat nasional dan internasional secara luas.

Dijelaskannya, dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan agar seni dan kebudayaan Barsel dapat dikenal secara luas oleh seluruh masyarakat, baik itu di tingkat nasional maupun internasional yang nantinya berdampak pada menarik minat para wisatawan domestik maupun manca negara untuk datang ke Bumi Batuah tersebut.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan ini juga bertujuan memberikan kesempatan kepada para seniman dan penari di Barsel, untuk kembali menunjukkan kreatifitas mereka setelah vakum selama kurang lebih dua tahun akibat dampak pandemi Sars-Cov-2.

Dengan harapan memberikan dampak positif kepada pemulihan ekonomi pascapandemi melalui sektor kebudayaan, pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.

Dalam kegiatan yang digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari Dirjen Kemenparekraf Arum Darmarinsias, Plt. Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Candra Sari, Bupati Barsel, H. Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati, Satya Titiek Atyani Djoedir, Wakil Ketua II DPRD Barsel, Hj. Enung Irawati dan anggota, serta seluruh tamu undangan.

Pergelaran seni budaya yang menampilkan beragam tarian khas Barsel itu, ditutup dengan penampilan dari bintang tamu spesial, Mita The Virgin dan DJ Citra.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *