Dewan Barsel Dukung Pemprov Kembangkan Perikanan di Sanggu dan Danau Sadar

Foto : Anggota DPRD Barsel, Ideham (kemeja merah muda), mengapresiasi sekaligus menyatakan dukungannya terhadap program pengembangan perikanan terintegritas dengan pariwisata yang akan dilaksanakan oleh Pemprov Kalteng di dua desa di wilayah setempat.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Ideham mengapresiasi sekaligus menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan program pengembangan perikanan terintegritas dengan pariwisata di Desa Danau Sadar dan Danau Malawen, Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel.

Hal ini, diungkapkan oleh politisi PAN tersebut kepada awak media, di sela kegiatan kunjungan kerja Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran di Desa Danau Sadar, Jumat (3/12/2021).

Menurut dia, rencana pengembangan perikanan yang terintegritas dengan pariwisata, merupakan suatu terobosan yang inovatif dan cukup menarik serta baru bagi daerah yang berada di pesisir DAS Barito tersebut.

Apalagi mengingat Desa Danau Sadar dan Desa Sanggu merupakan dua wilayah penghasil perikanan dan destinasi pariwisata yang cukup potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Selain danau air tawar berarus tenang dan panorama alam yang memukau, kedua desa itu juga memiliki akses jalan beraspal dan berlokasi sangat strategis karena berada cukup dekat dengan pusat ibukota kabupaten.

“Jadi ini akan lebih memudahkan, baik dari segi pembangunan infrastrukturnya, maupun nanti di saat pemasaran hasil budidaya ikannya dan juga sangat mudah diakses oleh pengunjung yang ingin berwisata,” tuturnya.

“Kita selaku anggota DPRD Barsel, sangat mendukung program ini karena pasti akan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian masyarakat di daerah,” ucap Ideham.

Untuk itu, ia kemudian mendorong agar pemkab Barsel dan masyarakat setempat dapat bersinergi dan berkolaborasi mendukung pemprov mewujudkan pelaksanaan program tersebut secepatnya.

Apalagi saat ini kabupaten bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu, merupakan salah satu wilayah yang dicanangkan menjadi daerah penyangga ibu kota negara (IKN) yang baru di Paser Panajam, Kalimantan Timur.

“Kita harus siap menghadapi IKN, masyarakat kita harus bisa menangkap peluang ini, untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan yang berorientasi kepada ekonomi berkelanjutan,” sarannya.

“Kami juga mendorong agar pemerintah kabupaten bisa menarik minat masyarakat agar ikut menjadi bagian dari program ini, dengan tujuan membuka kran industri dan lapangan kerja bagi masyarakat kita sebanyak-banyaknya,” pungkas Ideham.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *