FOTO: Ketua Komisi III DPRD Kalteng, bidang pendidikan dan kesehatan, Duwel Rawing.

Ketua Komisi III DPRD Kalteng Dorong Adanya Rumah Sakit Memiliki Pasilitas Lengkap

FOTO : Ketua Komisi III DPRD Kalteng, bidang pendidikan dan kesehatan, Duwel Rawing.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Seiring bertambahnya jumlah penduduk, maka layanan kesehatan yang memadai atau memiliki pasilitas lengkap sangat dibutuhkan. Pasalnya pelayanan kesehatan sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia atau masyarakat harus terus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing menyampaikan bahwa pasilitas layanan kesehatan yang di miliki oleh rumah sakit milik pemerintah provinsi ataupun kabupaten dan kota masing sangat minim.

Sehingga tidak jarang masyarakat harus meminta atau di rujuk oleh rumah sakit ke rumah sakit luar daerah baik itu ke Kalsel, Pulau Jawa bahkan luar negeri.

“Kedepan memang Kalteng harus memikirkan bagaimana caranya bisa memiliki rumah sakit yang memiliki pasilitas perawatan yang lengkap. Agar masyarakat tidak lagi harus berobat ke luar daerah, khususnya untuk penyakit tertentu atau penyakit yang cukup berat,” kata Duwel, Jumat (27/8/2021)

Ketua Komisi membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial ini menambahkan, kalau ada RS yang lengkap di Kalteng, maka hal itu juga akan mengurangi biaya tinggi bagi masyarakat untuk berobat.

“Kita tau berobat ke luar daerah biayanya tidak sedikit. Baik biaya perjalanan, obat-obatan dan biaya penginapan dan lainya,” katanya lagi.

Tidak hanya itu, mantan Bupati Katingan ini juga mendorong pemerintah daerah dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota untuk juga mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berkualitas dari petugas medis seperti perawat, bidan, apoteker hingga dokter.

Dirinya juga menyambut baik rencana pembangunan RS Type A yang refresentatif dan mampu melayani masyarakat atau pasien dengan baik melalui pasilitas yang memadai dan tenaga kesehatan yang berkualitas.

“Saya mengingatkan agar dalam pembangunan rumah sakit tetap memperhatikan analisis dampak lingkungan (Amdal) yang layak,” tutupnya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *